Minggu, 25 Januari 2009

PERANG DIPONEGORO



Diponegoro adalah pahlawan dari Tanah Jawa, berjuang melawan penjajah Belanda. Perang Diponegoro berlangsung antara 1825 sampai 1830. Menurut Wikipedia, Perang Diponegoro berawal ketika pihak Belanda memasang patok di tanah milik Diponegoro di desa Tegalrejo. Saat itu, beliau memang sudah muak dengan kelakuan Belanda yang tidak menghargai adat istiadat setempat dan sangat mengeksploitasi rakyat dengan pembebanan pajak.

Sikap Diponegoro yang menentang Belanda secara terbuka, mendapat simpati dan dukungan rakyat. Atas saran Pangeran Mangkubumi, pamannya, Diponegoro menyingkir dari Tegalrejo, dan membuat markas di sebuah goa yang bernama Goa Selarong. Saat itu, Diponegoro menyatakan bahwa perlawanannya adalah perang sabil, perlawanan menghadapi kaum kafir. Semangat "perang sabil" yang dikobarkan Diponegoro membawa pengaruh luas hingga ke wilayah Pacitan dan Kedu. Salah seorang tokoh agama di Surakarta, Kyai Maja, ikut bergabung dengan pasukan Diponegoro di Goa Selarong.

Selama perang ini kerugian pihak Belanda tidak kurang dari 15.000 tentara dan 20 juta gulden. Berbagai cara terus diupayakan Belanda untuk menangkap Diponegoro. Bahkan sayembara pun dipergunaan. Hadiah 50.000 Gulden diberikan kepada siapa saja yang bisa menangkap Diponegoro. Sampai akhirnya Diponegoro ditangkap pada 1830.

Sumber:
http://id.wikipedia.org/wiki/Pangeran_Diponegoro

Sumber Gambar :
http://www.heritageofjava.com/whois/tokoh/diponegoro_1.jpg
http://aboutmiracle.files.wordpress.com/2008/05/diponegoro_meminpin_pertempuran.jpg
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/9/92/Mataram_Baru_1830.png

Tidak ada komentar:

Posting Komentar